Untuk memulai usaha sebuah Distro membutuhkan modal yang tidak sedikit, dan juga harus memiliki ketrampilan tersendiri untuk memulainya. Contoh, dalam membeli dan memilih barang untuk dijual harus sesuai dengan trend masa kini. Jadi kita harus benar-benar mengikuti perkembangan dunia fashion anak muda jaman sekarang. Jika tidak, maka kita akan kalah saing dengan store-store outlet yang lainnya.
Distro adalah salah satu usaha fashionable yang ngetrend dikalangan muda mudi. Usaha yang berpeluang besar untuk merauk keuntungan, karena barang barang yang diperjual belikan identik dengan harga mahal, namun tidak menghilangkan kualitas yang terjamin. Karena kebanyakan para konsumen yang berbelanja di distro adalah kalangan menengah ke atas.
Saperti teman saya yang sudah hampir 10 tahun bergelut di usaha Distro, sekarang telah memiliki 5 cabang diberbagai wilayah, dengan omzet penjualan bisa mancapai 5juta per hari dalam satu Oulet. Bayangkan jika satu outlet saja bisa mencapai omzet sekian, berapa juta yang bisa diperoleh dalam sehari bila dikalikan lima outlet yang dia punya.
Namun diluar itu semua kita harus bisa menjaga Brand, pelayanan, dan kualitas barang. Jangan sampai para konsumen kecewa dengan apa yang mereka dapat.
Distro memiliki ciri khas yang berbeda dengan outlet-outlet pakaian yang lain. Biasanya setiap pembelian barang, kita akan mendapat stiker-stiker trendy yang menunjukkan Brand Distro tersebut. Ada yang menyebutkan dengan julukan “Anak Gaul” jika kita berbelanja di distro, khususnya kalangan remaja. Sehingga tidak sedikit pula konsumen remaja yang rela mengocek kantong lebih besar dibanding berbelanja store outlet lainnya demi menjaga gengsi mereka. Peluang ini bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan konsumen lebih banyak. Banyak cara yang bisa dilakukan agar usaha ini dapat berkembang cepat. Misal;
- memberikan diskon secara berkala
- mangadakan bazar
- mengadakan semacam litle party untuk kalangan remaja
- diselingi pertunjukan-pertunjukan yang menarik. Contoh: pertunjukan sulap.
- adanya mesin ATM di dalam outlet
- menjual aksesoris-aksesoris yang unik, yang tidak dimiliki store outlet lain. Contoh: Korek api berbentuk bungkusan rokok, pedang-pedang samurai, busur panah, dll.
Dengan demikian tidak hanya keuntungan dari penjualan pakaian saja yang bisa kita dapat, namun juga keuntungan dari berbagai jenis usaha sampingan yang telah kita lakukan.
Mungkin hanya sedikit yang dapat saya berikan, namun tetap tidak mengurangi keseriusan saya dalam berkarya.
Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar